Dengan Menulis Kita Memulai



Kenyataan pentingnya menulis sebagai keharusan kemampuan bagi pemuda yang menapaki jenjang intelekual tidak dapat dielakkan. Jenjang demi jenjang telah dilalui, ketika dahulu kita memulai dengan jenjang menyimak, berlanjut pada jenjang berbicara, kemudian membaca, dan akhirnya jenjang menulis, yang tidak semua orang dapat menaiki jenjang ini dengan baik. Inilah yang harus menjadi salah satu bukti keintelektualitasan pemuda di era ini.

Senandung Lagu Kanak-kanak Ibu


Telah lama penulis tiada menyentuh blog yang dulu disayanginya dan bersyukur hingga kini ia tiada lupa akan blognya berikut password dan elemen lain.

Nah, siang ini sepupu penulis yang masih bayi hadir di rumah, Khalisa namanya. Seperti biasa Ibu menjaga si Khalisa yang saat ini sudah mulai belajar merayap (semi merangkak). Kira-kira umurnya sekarang adalah 6 bulan.Ibu menjaga Khalisa, itu adalah biasa. Namun kali ini Ibu sambil bersenandung.


Senandung ibu adalah lagu yang populer dimasa kanak-kanaknya. Sungguh penulis tersentuh hatinya saat mendengar lirik penulis anggap bernasehat emas. Beginilah kira-kira lirik lagu itu.

Angin Lembah

Angin, Sepi, Sendiri
Ia berasal dari sebuah lembah
Yang syahdu oleh bisikan kaumnya

Manusia Belajar dari Kesalahannya

Dua orang kembar
Mereka berbeda jalan
Dan berbeda cinta
Satu cinta sepak bola
Satu cinta basket