Profil Dajjal

Bukankah sekarang telah akhir zaman? Sehingga kita harus update tentang tanda-tanda dan apa yang akan terjadi pada akhir zaman ini, 'supaya badan boleh selamat' di dunia dan akhirat.

Berikut ini adalah Profil Dajjal sesuai dengan Hadits Rasulullah Saw yang saya kutip dari Kitab Shahih Muslim dan diriwayatkan dari An-Nuwwas bin Sam'an r.a., bahwa Beliau (Rasulullah Saw) berkata,

"Dajjal adalah pemuda yang berambut keriting, matanya buta (yang kanan), aku cenderung menyerupakannya dengan Abdul 'Uzza bin Qathan. Barang siapa di antara kalian menjumpainya maka bacakan kepadanya permulaan surat Al-Kahfi. Sesungguhnya Dajjal akan muncul di tempat sepi antara Syam dan Iraq. Lalu dia merusak ke kanan dan kiri. Wahai hamba-hamba Allah, teguhkanlah pendirian kalian!"

Kami bertanya, Ya Rasulullah, berapa lama Dajjal menetap di bumi?" Beliau menjawab, "40 hari, sehari bagai setahun, sehari bagai sebulan, sehari bagai sepekan, sedangkan hari-hari selebihnya seperti hari-hari kalian sekarang."

Kami bertanya, "Ya Rasulullah, pada saat satu hari seperti setahun itu, cukupkah kami shalat seperti shalat kami sekarang ini?" Beliau menjawab, "Tidak, tetapi perhitungkanlah sepantasnya."

Kami bertanya, "Ya Rasulllah, bagaimana kecepatan Dajjal di bumi?" Beliau menjawab, "Bagai awan ditiup angin. Dia akan mendatangi suatu kaum lalu dia mengajak mereka untuk beriman kepadanya, sehingga mereka pun beriman kepadanya dan menuruti perintahnya. Dia perintahkan langit maka hujan pun turun dan dia perintahkan bumi maka tanaman pun tumbuh, sehingga ternak mereka pulang ke kandang pada petang hari dengan lebih besar, lebih gemuk, dan lebih deras air susunya karena banyak sekali rerumputan."

"Kemudian Dajjal mendatangi kaum yang lain lalu dia menyeru kepada mereka untuk beriman kepadanya, tetapi mereka menolak ajakannya. Dajjal pun menyingkir dari mereka, tetapi keesokan harinya negeri mereka menjadi tandus dan harta mereka habis semuanya."

"Lalu Dajjal melewati suatu negeri yang hancur, kemudian Dajjal mengatakan, "Keluarkanlah harta simpananmu!" Maka simpanan negeri itu keluar mengikuti Dajjal bagai pimpinan lebah yang diikuti oleh anak buahnya. Kemudian Dajjal memanggil seorang pemuda, lalu dipenggalnya dengan pedang, sehingga tubuh pemuda itu terbelah menjadi dua dan belahannya terlempar sejauh lemparan anak panah. Setelah itu tubuh tersebut dipanggilnya kembali, lalu tubuh itu hidup lagi dan datang menghadap dengan wajah berseri-seri sambil tertawa."

"Ketika Dajjal sedang berbuat kerusakan seperti itu, Allah Azza wa Jalla mengutus Isa Al-Masih bin Maryam, lalu Isa bin Maryam turun di dekat menara putih di sebelah timur Damaskus dengan mengenakan pakaian dua warna sambil meletakkan dua telapak tangannya  pada sayap dua malaikat."
...............


>>Hadits ini masih tersambung cukup panjang dan akan penulis sampaikan pada lain waktu.

Rekaman Pertunjukan Kungfu China yang Mengagumkan

Mengagumkan, itu adalah kata yang tepat bagi pertunjukan kungfu china pada video kali ini. Formasi dan tata gerakan mereka amat teratur sehingga membuat saya teringat kepada ayat Allah tentang Malaikat yang turun bershaf-shaf saat perang Badar.

Silahkan anda saksikan pertunjukan tersebut di bawah ini.


Rekaman Langsung Tabrakan Beruntun Mobil vs Truk

Innalillahi wa innailaihi raji'un.

Berikut ini adalah rekaman langsung kejadian tabrakan beruntun mobil vs truk. Bahkan perekam video ini juga tak bisa mengelak sehingga ikut menabrak pengendara mobil di depannya yang ceroboh.

Check it up


Harus Mulai Belajar Memanah

Banyak yang berkomentar saat saya belajar atau latihan memanah. Begitu melihat saya tengah membidik saran dan akan melepaskan anak panah ke sasaran tembak, komentar-komentar dari orang yang melihat dan menonton itu datang.

"Wuii, Kak Yusuf manah, mau jadi Arjuna ya?".

"Ha ha ha, Manah, Arjuna, Arjuna!".

Tanpa disengaja hati saya menjadi sedikit panas. Bukan panas karena dikomentari dan disamakan dengan Arjuna yang aslinya adalah tokoh khayalan tersebut, tetapi karena yang berkomentar adalah adik-adik saya yang latar belakang agamanya itu islam, mereka muslim.

Kok hari ini yang mengolok-olok memanah itu adalah orang islam, kok bisa ya?. Bahkan disamakannya dengan tokoh khayalan, yang Arjuna itu. Bagaimana mereka lupa dengan tokoh-tokoh muslim yang hidup di zaman Rasulullah dan masa kejayaan islam terdahulu amat banyak diantara mereka yang jago memanah. Bahkan mungkin hampir mereka seluruhnya mahir memanah.

Nama yang paling terkenal adalah Sa'ad bin Abi Waqash, pemanah andalan Rasulullah Saw, Paman kebanggaan Beliau, sehingga Rasulullah Saw pernah mempertaruhkan nama kedua orang tuanya untuk satu tembakan decisive Sa'ad dalam sebuah peperangan yang pasti akan kena. Pasukan pemanah juga adalah pasukan yang sangat elit karena kemampuan mereka amat dihargai. Bahkan pada perang Uhud, pasukan yang menjadi kunci kemenangan atau kekalahan adalah pasukan pemanahnya, walaupun pasukan tersebut bersiaga di belakang barisan, di atas bukit Uhud.

Imam Ahmad meriwayatkan,

"Setiap hari Uqbah bin Amir Al Juhani keluar dan berlatih memanah, kemudian ia meminta Abdullah bin Zaid agar mengikutinya namun sepertinya ia nyaris bosan. Maka Uqbah berkata, “Maukah kamu aku kabarkan sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” Ia menjawab, “Mau.” Uqbah berkata, “Saya telah mendengar beliau bersabda:

يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ ثَلَاثَةَ نَفَرٍ الْجَنَّةَ صَاحِبَهُ الَّذِي يَحْتَسِبُ
فِي صَنْعَتِهِ الْخَيْرَ وَالَّذِي يُجَهِّزُ بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
وَالَّذِي يَرْمِي بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَالَ ارْمُوا وَارْكَبُوا
وَإِنْ تَرْمُوا خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوا

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” (AHMAD – 16699)

Dan Imam  Muslim juga meriwayatkan :

Kelak negeri-negeri akan ditaklukkan untuk kalian, dan Allah mencukupkan itu semua atas kalian, maka janganlah salah seorang diantara kalian merasa malas untuk memainkan panahnya” (HR. Muslim 1918)

Kemudian Khalifah mulia Umar bin Khattab juga pernah berujar "Ajari anakmua tiga hal, berkuda, memanah, dan berenang".

Dan bila ditelusuri, akan masih banyak lagi hadits tentang utamanya berlatih memanah. Sehingga sudah saatnya kita ubah mindset kita tentang permainan mulia ini.

Di bawah ini adalah video seorang non muslim yang amat lihai memanah, sebagai bukti bahwa dia sangat menghargai olahraga ini. silahkan ditonton. :)